Share this

Kami melayani Pasang AC di Medan Amplas Sitirejo II, Hub Tumbur di No 081264672915. Kualitas adalah salah satu perhatian khusus bagi kami saat pekerjaan Instalasi Project pemasangan AC.

Berikut Beberapa dokumentasi pekerjaan kami :

Pasang AC di Medan Amplas Sitirejo II

Pasang AC di Medan Amplas Sitirejo II

Pasang AC di Medan Amplas Sitirejo II

Pasang AC di Medan Amplas Sitirejo II

Pasang AC di Medan Amplas Sitirejo II

Pasang AC di Medan Amplas Sitirejo II

 

Cara Perhitungan Pasang Ducting AC
Ada 2 cara untuk menentukan area ducting cabang, yaitu dengan menggunakan ukuran ducting dan menggunakan besaran volume udara ( CFM ) atau ( CMH ) yang akan melewati ducting cabang tersebut. Jika volume udara kecil, maka area yang terjangkau akan kecil, dan apabila volume udara besar, maka jangkauan udarapun lebih besar.
Ada banyak model dan contoh perhitungan pembuatan pasang  ducting AC . Mari kita cari tau, langkah apasaja yang harus dilakukan untuk menghitung ukuran ductiing untuk AC. Diantaranya adalah :

  1. tentukan jumlah titik supply
  2. menentukan air velocity
  3. menggambar line ducting
  4. menentukan ukuran ducting untuk setiap titik yang akan di supply
  5. menjumlahkan volume udara mulai dari 2 titik, 3 titik, dst…
  6. menentukan ukuran ducting berdasarkan hasil penjumlahan volume udara dari tiap – tiap tahap penjumlahan

Pastikan tidak terjadi kebocoran pada setiap sambungan, karena jika terjadi kebocoran, maka akan mengakibatkan polusi udara, pencemaran lingkungan, bahkan bisa sampai terjadinya kebakaran.

Cara Perhitungan Ducting AC Secara Sederhana
jenis-jenis ducting dan fungsi ducting, kini saat nya kita bahas bagaimana menghitung ukuran ducting pada sebuah sistem HVAC. Berikut perhitungan sederhana bagaimana cara menghitung ukuran ducting perhatikan di bawah ini.
Disini kita akan ambil contoh menghitung ukuran ducting untuk Project Pasang AC di Medan Amplas Sitirejo II  kapasitas 10 pk. dengan volume udara 3100 cfm. langkah pertama : kita tentukan jumlah titik supply (kita tentukan 10 titik). langkah kedua: menentukan air velocity (kita tentukan 1000 fpm (1000 feet/menit) langkah ketiga: menggambar line ducting langkah keempat: menentukan ukuran ducting untuk tiap titik supply langkah kelima: menjumlahkan volume udara mulai dari 2 titik, 3 titik, dst….langkah keenam: menentukan ukuran ducting berdasarkan hasil penjumlahan volume udara dari tiap-tiap tahap penjumlahan.Ukuran ducting akan tergantung dari jumlah udara yang melewati ducting tersebut. Pada ducting utama kita ukuran 24″ x 20″ disitu volume udara yang melewati ducting tersebut adalah jumlah total udara pada AC dengan kapasitas 10 pk, dengan volume udara 3100 cfm dan air velocity 1000 fpm.

Contoh Kasus Lain Pasang AC Central  :

Lalu… bagaimana kalau ruangannya lebih besar dan membutuhkan kapasitas pendinginan yang lebih besar?OK selain type split wall, juga ada type split duct, type cassete (2,5 sd 4,5 PK), type ceiling suspended (2,5 sd 4,5 PK), floor standing (5pk). Hal ini tergantung kebutuhan dan ketersediaan ruang yang ideal.Contoh:
Sebuah kantor memiliki 4 ruang, A=4x4m2; B=3x5m2; C=6x6m2; D=4x5m2 menggunakan AC sentral dengan ducting didalam plafon.

Jawab:

A = 4x4x550 BTU/h = 8.800 BTU/h = 8.800 BTU/h/30 = 293 CFM

B = 3x5x550 BTU/h = 8.250 BTU/h = 8.250 BTU/h/30 = 275 CFM

C = 6x6x550 BTU/h = 19.800 BTU/h = 19.800 BTU/h/30 = 660 CFM

D = 4x5x550 BTU/h = 11.000 BTU/h = 11.000 BTU/h/30 = 367 CFM

Total E = A+B+C+D = (8.800 + 8.250 + 19.800 + 11.000) BTU/h = 47.850 BTU/h = 1.595 CFMsketsa instalasi AC Ducting————-h————–g

| –a–A –b–B

—- / /

| E |—f—|—–e—-|

—- \ \

| -d—D –c–C

————–j————–i Supply

Diffuser A = 8.800 BTU/h:293 CFM = 7″ Ducting a = 8″x9″

Diffuser B = 8.250 BTU/h:275 CFM = 7″ Ducting b = 8″x9″

Diffuser C = 19.800 BTU/h:660 CFM = 12″

Ducting c = 15″x9″

Diffuser D = 11.000 BTU/h:367 CFM = 9″

Ducting d = 10″x9″

Ducting e = B + C = 935 CFM = 24″x10″

Ducting f = A + B + C + D = 1.595 CFM = 25″x13″

Ducting return g = 293 CFM = 11″x10″;

RAG-B = 10″

Ducting return i = 660 CFM = 19″x10″;

RAG-C = 14″

Ducting return h = A + B = 293 + 275 = 568 CFM = 16″x10″

RAG-A = 293 CFM = 10″

Ducting return j = C + D = 660 + 367 = 1.027 CFM = 19″x13″

RAG-D = 367 CFM = 10″

Fresh Air duct = vol ruang x pertukaran udara/jam x 35,31 (angka keramat) 261 x 2 x 35,31

——————————————————— = —————- x 1/60 = 307 CFM 60

FAG = 10″ dg ducting 11″x10″

atau gampangnya adalah 20% dari total CFM

Share this
× WhatsApp Kami